Studi Kasus Keterlambatan Proyek Pemberdayaan Desa: Identifikasi Penyebab Dan Solusi Mitigasi Di Desa Wage Kecamatan Sabbangparu Kabupaten Wajo
Kata Kunci:
Keterlambatan Proyek, House of Risk, Manajemen Risiko, Pembangunan Desa, Manajemen KonstruksiAbstrak
Keterlambatan proyek pembangunan desa berdampak pada peningkatan biaya, penurunan mutu pekerjaan, dan keterlambatan pencapaian target pembangunan. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi faktor penyebab keterlambatan proyek, menentukan prioritas risiko menggunakan metode House of Risk (HOR), serta merumuskan strategi mitigasi yang efektif. Penelitian dilakukan di Desa Wage, Kecamatan Sabbangparu, Kabupaten Wajo dengan pendekatan mixed methods melalui observasi, wawancara, studi dokumentasi, dan kuesioner. Analisis data menggunakan House of Risk Phase 1 untuk menentukan nilai Aggregate Risk Potential (ARP) dan House of Risk Phase 2 untuk menetapkan prioritas tindakan mitigasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa keterlambatan pencairan Dana Desa, cuaca ekstrem, keterlambatan pengadaan material, lemahnya koordinasi, dan rendahnya kapasitas Tim Pelaksana Kegiatan merupakan risiko utama. Strategi mitigasi yang direkomendasikan meliputi peningkatan kapasitas SDM, penguatan koordinasi, monitoring proyek secara berkala, digitalisasi administrasi, dan penyusunan rencana kontingensi guna meningkatkan keberhasilan pelaksanaan proyek pembangunan desa


