Model Pengelolaan Danau Tempe Berkelanjutan melalui Integrasi Pengelolaan Sumber Daya Air dan Partisipasi Masyarakat
Keywords:
Danau Tempe, pengelolaan sumber daya air, pembangunan berkelanjutan, partisipasi masyarakat, IWRMAbstract
Danau Tempe merupakan danau prioritas nasional yang menghadapi tekanan sedimentasi, banjir, penurunan kualitas lingkungan, konflik pemanfaatan ruang, dan koordinasi pengelolaan yang belum sepenuhnya terintegrasi. Penelitian ini bertujuan merumuskan model pengelolaan Danau Tempe berkelanjutan melalui integrasi Pengelolaan Sumber Daya Air Terpadu atau Integrated Water Resources Management (IWRM) dan partisipasi masyarakat. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif-analitis berbasis tinjauan literatur integratif dan analisis dokumen. Data bersumber dari regulasi nasional, dokumen teknis Kementerian PUPR/BBWS, serta publikasi ilmiah relevan periode 2021–2025. Analisis dilakukan melalui identifikasi masalah, pengodean tematik, sintesis kebutuhan pengelolaan, dan pemetaan prinsip IWRM dengan mekanisme partisipasi masyarakat. Hasil sintesis menghasilkan Model Integratif Pengelolaan Danau Tempe yang terdiri atas lima dimensi: hidrologi dan infrastruktur, ekologi dan kualitas air, sosial-partisipatif, kelembagaan dan kebijakan, serta ekonomi-pembiayaan dan monitoring adaptif. Model menempatkan forum pengelolaan danau terpadu sebagai simpul koordinasi antarpemerintah, pengelola sumber daya air, akademisi, pelaku usaha, dan masyarakat. Integrasi tersebut diharapkan memperkuat konsistensi penanganan sedimentasi dan banjir, perlindungan ekosistem, pengelolaan ruang, serta keberlanjutan mata pencaharian masyarakat. Model ini bersifat konseptual-operasional dan memerlukan validasi lapangan sebelum diadopsi sebagai instrumen kebijakan


