Analisis Kinerja Campuran Beraspal AC-WC dengan Pemanfaatan Limbah Tongkol Jagung sebagai Pengganti Filler

Authors

  • Ilham Yunus Universitas Lamappapoleonro image/svg+xml
  • Humairah Annisa Universitas Lamappapoleonro
  • Fitriyanti Fitriyanti Universitas Lamappapoleonro
  • A. Erwin Syavitri Universitas Lamappapoleonro

Keywords:

Perkerasan Jalan, AC-WC, Abu Tongkol Jagung, Filler Substitusi, Karakteristik Marshall

Abstract

Lapisan Asphalt Concrete-Wearing Course (AC-WC) merupakan lapis aus perkerasan lentur yang menerima beban lalu lintas secara langsung dan melindungi lapisan di bawahnya dari pengaruh cuaca. Penelitian ini menganalisis pemanfaatan limbah abu tongkol jagung sebagai substitusi filler pada campuran AC-WC serta menentukan kadar substitusi optimum berdasarkan karakteristik Marshall. Penelitian menggunakan metode eksperimental di laboratorium dengan acuan Spesifikasi Umum Bina Marga 2018 Revisi II dan aspal penetrasi 60/70. Tahap awal menentukan Kadar Aspal Optimum (KAO) menggunakan variasi kadar aspal 4,5%, 5,0%, 5,5%, 6,0%, dan 6,5%, sehingga diperoleh KAO 6,0%. Pada KAO tersebut dilakukan substitusi abu tongkol jagung sebesar 0%, 2%, 4%, 6%, dan 8% terhadap total filler. Hasil menunjukkan seluruh variasi memenuhi persyaratan Marshall. Peningkatan kadar abu menaikkan density dari 2,240 menjadi 2,269 g/cm³ dan VFA dari 74,54% menjadi 80,76%, sedangkan VIM, VMA, dan flow cenderung menurun. Kinerja mekanis terbaik diperoleh pada substitusi 6%, dengan stabilitas 1.149,60 kg dan Marshall Quotient 310,84 kg/mm. Dengan metode superposisi parameter Marshall, kadar substitusi optimum abu tongkol jagung ditetapkan sebesar 6%

Downloads

Published

2026-06-30