Optimalisasi Pengelolaan Material Hasil Penggalian Pada Proyek Normalisasi Sungai Lapajung Kabupaten Soppeng

Authors

  • Fitriyanti Fitriyanti Universitas Lamappapoleonro
  • Nur Hasna Universitas Lamappapoleonro
  • Sovia Amanda Universitas Lamappapoleonro

Keywords:

Normalisasi Sungai, Pengelolaan Material, Hasil Penggalian, Lean Construction, Efesiensi Proyek

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalisasi pengelolaan material hasil penggalian pada proyek normalisasi Sungai Lapajung di Kabupaten Soppeng, Provinsi Sulawesi Selatan. Proyek ini dilatarbelakangi oleh masalah pendangkalan sungai akibat sedimentasi, pembuangan limbah, dan perubahan tata guna lahan, yang menyebabkan penurunan kapasitas aliran dan meningkatkan risiko banjir. Dalam pelaksanaannya, kegiatan penggalian menghasilkan volume material yang besar, sehingga diperlukan strategi pengelolaan material yang efisien dan berkelanjutan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan survei melalui penyebaran kuesioner kepada pihak terkait proyek dan masyarakat sekitar, serta studi dokumentasi proyek. Data dianalisis menggunakan SPSS melalui uji validitas, reliabilitas, analisis deskriptif, korelasi Spearman, dan regresi linear sederhana. Pendekatan Lean Construction diterapkan untuk mengidentifikasi pemborosan dan meningkatkan efisiensi dalam distribusi, penyimpanan, serta pemanfaatan material hasil galian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan material hasil penggalian yang optimal dapat mengurangi pemborosan, menurunkan biaya proyek, mempercepat waktu pelaksanaan, serta meminimalkan dampak lingkungan. Berdasarkan uji korelasi Pearson, terdapat hubungan yang kuat dan signifikan antara pengelolaan material dan efisiensi pelaksanaan proyek dengan nilai korelasi sebesar 0,652. Uji regresi linear sederhana menghasilkan nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,425, yang berarti pengelolaan material memberikan pengaruh sebesar 42,5% terhadap efisiensi proyek. Rata-rata penilaian responden berada antara 3,60 hingga 4,10, yang menunjukkan bahwa menurut responden, pengelolaan material sudah tergolong cukup baik hingga baik

Published

2025-06-30