Analisis Manajemen Waktu Menggunakan Metode CPM (Critical Path Method) Pada Proyek Jalan Ruas Takalala Pacongkang Kabupaten Soppeng Provinsi Sulawesi Selatan
Keywords:
Manajemen Waktu, Critical Path Method, Jalur Kritis, Efisiensi WaktuAbstract
Penelitian ini menganalisis manajemen waktu pada Proyek Peningkatan Jalan Ruas Takalala–Pacongkang, Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan, menggunakan metode Critical Path Method (CPM). Proyek ini merupakan akses vital antar kecamatan yang mengalami kerusakan signifikan, sehingga memerlukan perencanaan dan pengendalian waktu yang efektif. Metode yang umum digunakan, Kurva-S, memiliki keterbatasan dalam mengidentifikasi jalur kritis. Oleh karena itu, CPM digunakan untuk menentukan urutan kegiatan, mengidentifikasi jalur kritis, dan menghitung durasi optimal penyelesaian proyek. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data primer (observasi lapangan) dan data sekunder (gambar rencana, Kurva-S, RAB). Hasil analisis menunjukkan bahwa jalur kritis proyek terdiri dari kegiatan A–C–E–H–G, dengan durasi total 8 minggu, lebih cepat 1 minggu dibanding rencana awal. Temuan ini menegaskan bahwa penerapan CPM mampu meningkatkan efisiensi waktu dan membantu pengelolaan sumber daya secara optimal, serta dapat dijadikan referensi bagi perencanaan proyek sejenis di masa mendatang